Notifikasi

Tiga Keutamaan Berdzikir yang Jarang Diketahui

Berdzikir merupakan aktivitas ibadah yang mulia di sisi Allah SWT. Dengan berdzikir, seorang hamba menunjukkan rasa cintanya kepada Sang Pencipta. Selain mudah dilakukan karena tidak membutuhkan tenaga, amalan ini juga bisa dilakukan dimana saja.

Orang yang gemar berdzikir tentu akan menghindari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah. Sebab mereka menyadari bahwa Allah senantiasa melihat apa yang dilakukan oleh hamba-Nya. Maka tidak heran apabila orang yang suka rajin berdzikir akan mendapatkan pahala yang besar.

Tidak cukup sampai di situ, ternyata rajin berdzikir kepada Allah SWT juga memiliki keutamaan-keutamaan luar biasa yang jarang diketahui oleh kaum muslimin. Keutamaan apa sajakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Kebahagiaan Setelah Kematian
Keutamaan pertama yang akan diperoleh seseorang yang rajin berdzikir kepada Allah ialah dirinya akan mendapatkan kebahagiaan setelah kematian. Ketika seseorang meninggal dunia, maka istri, anak, harta benda, dan kekuasaan yang ada di dunia akan meninggalkannya pula. Tidak ada yang akan menemaninya di akhirat kelak kecuali dzikir yang ia lakukan kepada Allah SWT. Pada saat tersebutlah amalan dzikir memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang yang mengerjakannya.

Imam Ghazali memberikan ilustrasi menarik akan hal ini. “Ada orang bertanya, ‘Ia sudah lenyap, lalu bagaimana perbuatan dzikir kepada Allah masih tetap kekal bersamanya?”

Imam Ghazali pun menjelaskan, “Sebenarnya ia tidak benar-benar lenyap, yang juga melenyapkan amalan dzikir. Ia hanya lenyap dari dunia dan alam syahadah, bukan dari alam malakut. Hal ini tertera dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 169-170.”

2. Senantiasa Diingat Oleh Allah Ta’ala
Selain akan menjadi kebahagiaan setelah kematian, ternyata rajin berdzikir kepada Allah juga akan senantiasa diingat oleh-Nya. Hal ini tentu saja menjadi sebuah keistimewaan bagi seorang makhluk. Di dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman;

“Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” (QS. Al-Baqarah [2]: 152)

Tsabit Al-Banani berkata, “Saya tahu kapan Allah mengingatku.” Orang-orang pun merasa khawatir dengan ucapannya sehingga mereka pun bertanya, “Bagaimana kamu mengetahuinya?” Tsabit menjawab, “Saat aku mengingat-Nya, maka Dia mengingatku.”

Dalam Hadits Qudsi juga disebutkan, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku akan bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.” (HR. Baihaqi & Hakim).

Pantaslah apabila para sahabat Rasulullah SAW, Muadz bin Jabal berkata, “Tidak ada yang disesali oleh penghuni surga selain waktu yang mereka lewatkan tanpa berdzikir kepada Allah Ta’ala.”

3. Diliputi Kebaikan Demi Kebaikan

Keutamaan luar biasa terakhir yang akan diperoleh orang yang rajin berdzikir kepada Allah adalah kehidupannya akan senantiasa diliputi kebaikan demi kebaikan. Rasulullah bersabda,

“Tiada suatu kaum yang duduk sambil berdzikir kepada Allah melainkan mereka akan dikelilingi oleh malaikat, diselimuti oleh rahmat dan Allah akan mengingat mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Bukhari).

Sementara itu hadits yang lain menyebutkan, “Tiada suatu kaum yang berkumpul sambil mengingat Allah dimana dengan perbuatan itu mereka tidak menginginkan apa pun selain diri-Nya, melainkan penghuni langit akan berseru kepada mereka, ‘Bangkitlah, kalian telah diampuni. Keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan’.” (HR. Ahmad).

Demikianlah informasi mengenai tiga keutamaan luar biasa yang akan diperoleh orang yang gemar berdzikir kepada Allah. Itulah bukti kasih sayang Allah SWT kepada umat yang senantiasa berdzikir untuk mengingat-Nya. Manfaat dzikir yang luar biasa bagi kehidupan manusia itu sendiri. Tidak hanya mendapat jaminan kebaikan selama hidup di dunia, akan tetapi Allah juga memastikan kebaikan di akhirat untuk orang yang senantiasa mengingat-Nya.
Islam